Pendidikan

Arsitektur Rumah Adat Tongkonan

Arsitektur Rumah Adat Tongkonan

Seperti ulasan dari tim kontraktor rumah terbaik Penduduk Toraja memandang rumah adat tongkonan menjadi simbol ibu, sedangkan alang sura (lumbung padi) menjadi simbol bapak. Tongkonan memiliki fungsi untuk tempat tinggal, kegiatan sosial masyarakat, upacara adat istiadat, dan membina jalinan kekerabatan.

Kekhasan Rumah Tongkonan

kontraktor rumah terbaik

1. Tumbuhan hijau menjalar ada diatas atap yang mempercantik penampilan rumah adat tongkonan.

2. Mayat orang mati penduduk Toraja tidak langsung dikuburkan tapi disimpan di dalam rumah tongkonan. Supaya mayat tidak menimbulkan aroma bau serta membusuk maka meyat seblumnya dibalsem terlebih dahulu dengan ramuan tradisional yang terbuat dari daun sirih serta getah pisang.
3. Lumbung padi itu tiang-tiangnya dibuat dari batang pohon palem (bangah) yang licin, hingga tikus tidak bisa naik ke lumbung. Dibagian depan lumbung ada beberapa ukiran, diantaranya bergambar ayam serta gambar matahari yang disebut lambang untuk merampungkan sebuah masalah.

4. Ukiran ciri khas Toraja berarti jalinan hubungan penduduk Toraja dengan pencipta-Nya, dengan sesama manusia (lolo tau), ternak (lolo patuon), serta tanaman (lolo tananan). Ukiran itu dipakai menjadi dekorasi eksterior ataupun interior rumah mereka.

5. Kepala kerbau melekat di depan rumah serta tanduk-tanduk kerbau pada tiang utama di depan tiap-tiap rumah. Jumlahnya tanduk kepala kerbau itu berbaris dari atas ke bawah serta memperlihatkan tingginya derajat keluarga yang menempati rumah itu. Disamping kiri rumah yang menghadap mengarah ke barat dipasang rahang kerbau yang tekah di sembelih. Disamping kanan yang menghadap mengarah timur dipasang rahang babi.

Ornamen tanduk kerbau di depan rumah adat tongkonan melambangkan kemampuan tingkat ekonomi sang pemilik rumah seperti kunjungan kontraktor rumah terbaik. waktu upacara penguburan anggota keluarganya. Setiap upacara tradisi adat di Toraja seperti pemakaman akan mengorbankan kerbau dalam jumlah yang banyak. Tanduk kerbau lalu dipasang pada tongkonan yang dimiliki keluarga bersangkutan. Makin banyak tanduk yang terpasang di muka tongkonan jadi makin tinggi juga status sosial keluarga pemilik rumah adat tongkonan itu.

Menurut pengamatan dari kontraktor rumah terbaik, Ornamen rumah tongkonan berbentuk tanduk kerbau dan memiliki empat warna dasar yakni: hitam, merah, kuning, serta putih yang mewakili keyakinan asli Toraja (Aluk To Dolo). Setiap warna yang dipakai melambangkan beberapa hal yang berlainan. Warna hitam melambangkan kematian serta kegelapan. Kuning ialah lambang anugerah serta kekuasaan illahi. Merah ialah warna darah yang melambangkan kehidupan manusia. Serta, putih ialah warna daging serta tulang yang berarti suci.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *